Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung meluncurkan Perpustakaan Kreatifdi Bandung, Selasa, 11Oktober 2016. Program ini diwujudkan bekerjasama dengan Universitas Sangga Buana, PerpustakaanUSB YPKP, Penerbit Arrafi dan Lekkas,dan BEM USB YPKP.
Pembina PK IMM USB, Roni Tabroni mengatakan, Perpustakaan Kreatif ini diluncurkanuntuk memberikan ruang diskusi. Yakni mengembangkan serta mengembalikan budaya literasi dikalangan mahasiswa.
“Mencari ilmu itu wajib bagi semuanya, baik perempuan maupun laki-laki,” ujar Ronidalam peluncuuran Perpustakan Kreatif ini. Orang yang gemar mencari ilmu, kata dia, akan mendapatkan jalan khusus menuju surga. Dan hal itu memang diajarkan oleh Nabi Muhammad.
Roni memberitahukan, Perpustakaan Kreatif ini akan memiliki kegiatan diskusi rutin, pojok ekspresi, yang nanti mengarahkan mahasiswa lebih aktif menulis atau menghimpun karyanya menjadi buku. Targetan umumnya adalah mahasiswa lama. Dan  khusus mahasiswa baru, terang dia, akan didorong membentuk pondasi dalam kemampuan membaca dan menulis.
“Tumbuhkan dulu rasa betah di perpustakaan, ketika sudah betah dan sering berkunjung ke perpustakaan, nantinya pasti lama-lama akan membaca. Juga perlu dipahami bahwa jika ingin menjadi penulis yang baik maka jadilah pembaca yang baik, membaca dengan tafsiran yang luas,” jelas Roni, dosen Ilmu Komunikasi USB yang produktif menulis buku dan opini di berbagai media massa.
Sementara itu, Ketua PK IMM USB, Hadi Muhammad Rizal menuturkan, Perpustakaan Kreatif ini akan hidup jika mahasiswa pandai memanfaatkannya. Hal ini dapat direalisasikan dengan terdaftarnya mahasiswa menjadi anggota atau peserta Perpustakaan Kreatif.
“Karena kami hanya memfasilitasi semata dan dampaknya yang akan merasakan adalah kawan-kawan mahasiswa,” kata Hadi.

Redaktur: Ridlo Abdillah
Berita Daerah

Reporter : Astri Agustina | Selasa, 20 September 2016 14:31
Merdeka.com, Bandung
Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, Asep Effendi, mengatakan pada tahun pengajaran baru ini pihaknya menerima 1300 mahasiswa baru. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah mahasiswa tahun ini mengalami peningkatan.
"Ya, mengalami peningkatan lumayan. Tahun lalu kami menerima 1200 mahasiswa baru, jadi peningkatannya 100 mahasiswa baru," ujar Asep kepada Merdeka Bandung saat ditemui di kampus USB YPKP Bandung, belum lama ini.
Peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa baru yang tak terlalu signifikan ini diakui oleh Asep karena melihat kapasitas ruangan dan tenaga pengajar yang dimiliki. Pihaknya tak ingin memaksa menerima banyak mahasiswa tanpa kinerja optimal dari pihak kampus.
"Sudah ada regulasinya dari pemerintah yang membatasi jumlah mahasiswa sesuai dengan jumlah tenaga pengajar. Agar kualitas terus berjalan dengan baik, makanya kami sesuaikan dengan tenaga pengajar yang kami miliki," katanya.
Seperti tahun sebelumnya, tahun ini pun USB YPKP Bandung memberikan beasiswa sebanyak 10 persen dari jumlah mahasiswa baru yang diterima. Dengan begitu ada 130 mahasiswa baru masuk melalui jalur khusus, yakni beasiswa.
Untuk 130 mahasiswa baru ini, pihak kampus menggelontorkan dana sekitar Rp 6 miliar. Dana tersebut tentu digunakan untuk biaya pendidikan hingga para mahasiswa yang menerima beasiswa menyelesaikan studinya hingga akhir.
"Kalau setiap mahasiswa saja misalnya harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 40 juta, dikali dengan jumlahnya mencapai 130 jadi mencapai Rp 6 miliar untuk total keseluruhan dana beasiswa yang digelontorkan," ujarnya.

Rektor USB YPKP: Visi 2017 ‘Dedikakasi Kami untuk Anak Negeri’

Tahun 2017 merupakan babak baru pergelutan Universitas Sangga Buana di bidang Pendidikan. Keberadaan sebuah Universitas kini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, selain untuk mendidik para generasi penerus bangsa, keberadaannya pun juga disesuaikan dengan tujuan Indonesia yaitu untuk ikut mencerdaskan bangsa melalui program pendidikannya.
Oleh karena pendidikan ini merupakan hal yang sangat dinamis, Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung pun tak mau ketinggalan untuk memberikan yang terbaik untuk negeri ini.
Salah satu rutinitas yang paling penting yang biasanya dilakukan ketika pergantian tahun yaitumembuat “RESOLUSI”. Pada 2017 ini, Universitas Sangga Buana pun telah menyiapkan resolusi untuk melakukanperbaikan di berbagai aspeknya.
Ditemui di kantornya pada Rabu, 4 Januari 2017 Rektor Universitas Sangga Buana YPKP Dr. H. Asep Effendi, SE., M.SI., PIA., mengatakan, bahwaVisi Universitas Sangga Buana di 2017 ini yaitu bertema “Dedikasi Kami untuk Anak Negeri”.
“Menghadapi 2017 tentu yang pertama kita tanamkan adalahsemangat baru dan terbarukan. Yang kedua ada beberapa hal mengenai kebijakan-kebijakan yang akan kita perbaiki. Misi untuk mengaktualisasi Visi tersebut, Universitas Sangga Buana memiliki target 2017 memperbaiki dan merubah posisi Sangga Buana dari sisi pengakuan formal pemerintah dengan harapan ini menjadikan adanya peningkatan nilai pengakuan dari masyarakat. 2017 ini juga kita ada program unggulan baru di bidang kesehatan,”katanya.
“Jadi ke depannya untuk Mahasiswa baru, selama 1 tahun akan diberikan pelayanan kesehatan gratis di poliklinik USB. Mahasiswa diharapkan menjadi nyaman dan ada keterjaminan terhadap kesehatan, dan pihak kampus akan melayani dimanapun kejadiannya, asalkan ada kartu berobat dan kartu mahasiswa maka bisa diberikan pelayanan kesehatan gratis. Selanjutnya, penetapan sistem dosen dan karyawan berprestasi juga akan kami perbaiki dalam segi pemilihannya, agar kualitasnya benar-benar terlihat. Kami berharap di akhir 2017 USB dapat posisi strategis di segi akreditasi dan semua prodi mendapat status B untuk akreditasnya.”, lanjutkan.
Asep kemudianmengatakan bahwa beberapa aspek yang akan diperbaiki baik tentang sistem perkualiahan, sistem ujian dan beberapa hal yang kita butuhkan untuk penigkatan status akreditasi akan menjadi resolusi Universitas Sangga Buana di tahun ini.
“Di 2017 ini juga Universitas Sangga Buana telah mengirimkan borang akreditasi untuk 7 program studi yang akan dinaikkan status akreditasnya, 3 Prodi Teknik, 3 Prodi Pasca Sarjana, dan Prodi Ilmu Komunikasi. Dan di tahun ini jugaUSB YPKP akan mencanangkan untuk akreditasi institusi. Dan di tahun ini USB YPKP akan lebih meningkatkan sistem IT untuk mendukung perkuliahan dan kemudahan mahasiswa dalam proses pendidikannya,”paparnya.
Tahun2017 ini pun turut pula dirasakan oleh beberapa mahasiswa USB YPKP. Ada beberapa  harapan yang diungkapkan oleh mahasiswa untuk kampusnya di tahun 2017 ini. Salah satunya, Fika Annisa dari Prodi Administrasi Bisnis.
“Semoga lebih baik lagi dari segi apapun. Terutama dari segi fasilitas, kenapa fasilitas? Karena orang masuk ke kampus biasanya yang pertama dilihat adalah fasilitasnya, jadi jika fasilitasnya lebih bagus lagi semoga mahasiswa yang masuk bisa lebih tertarik lagi untuk masuk ke Sangga Buana,”, harapnya.
Sementaraitu,mahsiswa S1 Teknik Sipil Hamjah Abiansyah yang mengungkapkan bahwa di 2017 ini, harapannya bisa tercipta suasana aman, damai, nyaman, damai dan penuh cinta di kampus Sangga Buana ini.
Sedangkan mahasiswa dari Program studi Ilmu Komunikasi, Imam Imaha Soleh berharap.
“Di 2017 ini saya menginginkan agar Pembelajaran ke depannya lebih efektif lagi juga efisien, dosen-dosen yang benar-benar kompeten di bidangnya, Sistem yang serius, dan pengadaan buku lebih dilengkapi lagi.”, pungkasnya.[nia/adi/humas]


http://keplak-su.com/rektor-usb-ypkp-visi-2017-dedikakasi-kami-untuk-anak-negeri/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar